10 Bahan Makanan Paling Ekstrim di Dunia

0 komentar

Makanan bagi sebagian orang adalah kesenangan, bagi sebagian yang lain – seperti yang sedang menjalani diet ketat – adalah kutukan, tetapi bagaimana pun makanan dibutuhkan seumur hidup kita.

Sebagian besar dari kita mengetahui apa yang sedang dimakan – terutama kalau kita memasaknya sendiri di rumah. Tapi bagaimana dengan makanan di luar sana? Di warung, rumah makan atau restoran hotel berbintang atau makanan buatan pabrik, di mana makanan sudah tersaji di hadapan kita, dan kita tidak mengetahui bahan-bahan apa yang telah dicampurkan di dalam makanan kita!

Anda mungkin telah percaya penuh kepada koki profesional dengan keahlian tingkat tingginya dalam mengolah makanan, dan pasti tidak terpikir kalau mereka mencampurkan bahan-bahan aneh, atau mungkin tidak masuk akal ke dalam makanan Anda. Tapi setelah mengetahui beberapa bahan makanan paling aneh dan ekstrim berikut ini, yang telah benar-benar dipergunakan pada makanan-makanan saat ini, saya yakin Anda akan berpikir; apakah yang sedang saya makan ini?

1. Emas

Emas adalah logam mulia yang paling indah di dunia. Selain sebagai bahan perhiasan yang sangat dicintai wanita, bahan emas juga dipergunakan pada bagian tertentu dari elemen untuk elektronika. Tapi tahukan Anda kalau emas juga menjadi bahan penghias untuk makanan dan minuman dengan kode E Nomor E175.
Emas sangat populer sebagai bahan tambahan pada minuman beralkohol seperti pada liqueur tradisional dari Jerman dan Polandia yang disebut Goldwasser (Goldwater) yang berisi ribuan lapisan emas kecil. Emas tidak bereaksi dalam kimia tubuh, dengan demikian emas hanya lewat dan tidak berpengaruh pada tubuh serta tidak memiliki nilai nutrisi.

2. Virus

Pada bulan Agustus 2006, Administrasi Makanan dan Obat AS (FDA=Food and Drug Administration) menyetujui pemakaian bakteriofag-bakteriofag di dalam penyajian makanan (secara khusus pada produk daging siap saji). Suatu bakteriofag adalah sejenis virus yang menginfeksi bakteri. Dasar pemikiran dari penggunaan virus ini pada makanan karena kegunaannya untuk memakan setiap bakteri yang akan menyebabkan keracunan makanan. Setiap tahun 2.500 orang di AS sakit disebabkan listeriosis – dan akibatnya, berjuta-juta Orang Amerika sekarang secara teratur memakan makanan yang ditambahkan virus-virus secara sengaja untuk menghentikan perkembangan bakteri yang menyebabkan ribuan orang jatuh sakit. FDA berkata bahwa makanan yang dimasukkan virus ini tidak memerlukan label. Dan dengan sungguh menakutkan, mereka berkata: “Sepanjang sesuai dengan peraturan yang ada, kita menyimpulkan bahwa penggunaan virus-virus ini aman.” Bermanfaatkah menurut Anda? Andalah yang memutuskannya sendiri.

3. Boraks

Boraks (Borax) adalah bahan untuk memadamkan api, obat pembasmi serangga, perawatan untuk rambut kuda, campuran kaca dan bahan deterjen, dan berbagai produk lainnya. Di Amerika Serikat bahan ini dilarang digunakan sebagai pencampur makanan, tetapi tidak demikian di beberapa negara-negara lainnya. Boraks sering digunakan sebagai bahan pengawet di dalam caviar (telur ikan), dan di beberapa negara Asia dapat ditemukan di dalam mi, daging bakso, dan nasi. Boraks yang diberi kode E Nomor E285 mempunyai efek keracunan yang serius pada manusia (terutama pada bagian testes).

4. Aspal Cair

Dulu, bunga amaranth digunakan sebagai pewarna makanan (dengan warna merah yang spesifik), namun tes ilmiah telah menemukan bahwa bahan ini bisa memicu kanker. Kemudian diusulkan bahan penggantinya yang disebut Allura Red AC (bernomor E Nomor E129). Allura Red AC dibuat dari aspal cair (cairan yang merupakan hasil sampingan dari penyulingan batubara menjadi gas batu bara atau coke). Aspal cair mudah terbakar dan sering digunakan di dalam sampo yang dirancang untuk membunuh kutu kepala. Bahan ini juga digunakan untuk membuat tylenol. Memang Allura Red AC tidak menyebankan kanker, tapi dapat menyebabkan mual dan efek samping lain. Meskipun demikian, bahan ini sudah disetujui oleh FDA dan sangat umum ditemukan di dalam kembang gula dan soft drinks.

5. Pernis

Bahan ini biasanya digunakan sebagai bahan pengkilap perabotan dari kayu. Bahan ini disebut juga lak (shellack) dan digunakan di dalam produksi kembang gula untuk memberikan kesan kilauan yang manis. Makanan yang dipastikan menggunakan bahan ini adalah kembang gula Chacha dari Delfi (permen coklat warna-warni) yang pada komposisinya disebutkan Tartrazin Lake Cl.19140, Merah Alura Lake Cl.16035, Kuning FCF Lake Cl.15985, Biru Berlian Lake Cl.42090. Selain itu sejenis lak alami juga dihasilkan oleh sekresi pada kumbang betina di mana bahan lak ini digunakannya untuk membuat kepompong larvanya.

6. Kutu busuk

Warna cochineal dan carmine adalah dua pewarna merah untuk makanan yang berasal dari kutu busuk, tepatnya cochineal bug (sejenis kutu busuk yang hidup di AS family Dactylopiidae). Zat pewarna merah masakan dihasilkan dengan pengeringan dan melumatkan keseluruhan tubuh dari kutu busuk, sementara itu warna carmine (merah tua) adalah bentuk lain dari bedak cochineal. Kutu busuk itu biasanya dibunuh dengan membenamkan mereka di dalam air mendidih – setelah beberapa lama terlarut di dalam air sampai tingkat warna merah tertentu – apakah itu seperti warna jingga muda atau merah menyala. 155.000 kutu busuk diperlukan untuk membuat 1 kg bahan tersebut. Cochineal sudah digunakan untuk ratusan tahun dan juga dipergunakan sebagai bahan pewarna kain yang sangat populer.

7. Rokok

Yang Anda benar … rokok adalah benda yang sudah tidak asing lagi dan dipergunakan hampir 1,2 juta orang di dunia ini. Ada orang yang menyarankan, kalau Anda tidak merokok, maka makan saja rokok itu! Nah, caranya adalah dengan menjatuhkan sebatang rokok atau cerutu ke dalam botol vodka atau brandy, dan membiarkan nikotin serta tar dari rokok tersebut mencemari minuman dengan warna kemerahan dan rasa serta aroma rokok yang khas. Campuran minuman ini sering disebut "teh nikotin". Anda mau mencobanya sendiri?

8. Berang-berang

Anda pasti pernah mendengar tentang kopi luak, yaitu biji kopi yang diambil dari kotoran luak (sejenis musang) dan berharga mahal. Seperti itu juga bahan berikut ini, yakni jus anal berang-berang (castoreum), yakni suatu bahan yang dihasilkan dari kelenjar yang terletak antara anus dan alat kelamin berang-berang. Bahan ini paling umum digunakan sebagai bahan pembangkit selera di dalam produk-produk buah raspberry – untuk menguatkan rasa manis. Selain itu juga ditemukan dalam permen karet dan rokok. Pertanyaannya adalah; siapa, sih yang mempunyai ide menggunakan juice anal berang-berang untuk memberi rasa enak pada produk rapsberry?

9. Rambut Manusia

L-cysteine adalah sejenis asam amino yang biasanya digunakan di dalam makanan yang dipanggang karena akan menambah kekenyalan serta kelembutan adonan. Bahan ini juga biasanya digunakan di dalam kegiatan pengeritingan rambut rambut. Selain itu anda dapat menemukannya pada kue donat, roti, kue-kue kering, dan banyak lagi makanan-makanan yang enak. Cara termurah untuk mendapatkan bahan ini – dan sumber paling umum sekarang ini – adalah dengan suatu proses kimia khusus dengan menggunakan rambut manusia yang kebanyakan bersumber dari Cina. Oleh karena itu, penggunaan bahan L-cysteine ini menjadi perdebatan apakah menggunakan bahan ini sama dengan makan daging manusia. Di Cina bahan ini digunakan di dalam produksi bahan-bahan kedelai: “Ketika ditanyakan kepada petugas pabrik pengolahan kedelai dari mana sirop atau bubuk asam amino diperoleh, dia menjawab bahwa bubuk itu dihasilkan rambut manusia”.

10.Kotoran

Suatu bahan yang umum ditemukan dalam kotoran disebut skatole. Kata tersebut berakar dari bahasa Yunani tua, yakni “skat” artinya kotoran hewan. Yang kemudian menurun menjadi kata “scatology” artinya ilmu tentang kotoran. Skatolr berasal dari binatang menyusui yang dihasilkan di dalam saluran pencernaannya, dan baunya memang seperti kotoran. Bahan menyenangkan ini digunakan di dalam rokok, beberapa parfum alias minyak wangi dan - yang paling penting sesuai tujuan daftar ini, adalah eskrim dengan rasa strawberry. Seperti halnya jus anal berang-berang di atas, seseorang telah menemukan bahwa rasa strawberry akan meningkat setelah ditambahkan sedikit kotoran hewan ini.
 
 
 

5 Ratu Bertangan Besi

0 komentar
Gelar wanita bertangan besi, mungkin layak disematkan pada 5 penguasa monarki wanita di bawah ini. Wanita Besi adalah sebuah julukan yang biasa digunakan untuk berbagai kepala pemerintahan wanita di dunia yang menggambarkan wanita dengan pendirian dan kemauan kuat. Beberapa pemimpin wanita yang mendapatkan julukan ini, telah dianggap mengantarkan negaranya  menjadi begitu masyur dan disegani banyak kawan dan lawan. Berikut 5 pemimpin wanita bertangan besi yang sekaligus Ratu di negaranya:

1. Cleopatra (Mesir)
Cleopatra VII Philopator adalah ratu Mesir kuno, anggota terakhir dinasti Ptolemeus. Walaupun banyak ratu Mesir lain yang menggunakan namanya, dialah yang dikenal dengan nama Cleopatra, dan semua pendahulunya yang bernama sama hampir dilupakan orang.
Ia adalah penguasa Mesir bersama ayahnya Ptolemeus XII, saudara laki-laki sekaligus suaminya: Ptolemeus XIII dan Ptolemeus XIV, dan akhirnya anaknya Caesarion. Cleopatra berhasil mengatasi kudeta yang dirancang oleh pendukung saudara laki-lakinya dengan bersekutu dengan Julius Caesar dan dilanjutkan Mark Antony. Cleopatra memiliki 1 anak dari Julius Caesar dan 3 anak dari Mark Antony (dua diantaranya adalah kembar).
Cleopatra bunuh diri sewaktu Augustus (Octavianus) naik tahta dan menyerang Mesir, dengan cara memasukkan tangannya sendiri kedalam keranjang penuh ular berbisa ( Asp / sejenis Cobra asal Afrika Utara). Kisah hidupnya sering didramatisasikan dalam berbagai bentuk karya, termasuk “Antony and Cleopatra” dari William Shakespeare dan beberapa film modern.
 
2. Ratu Isabel I (Spanyol)
Isabel I dari Kastilia adalah Ratu Kastilia dan Leon. Ia menikahi Ferdinand, raja Aragon, pada 19 Oktober 1469. Pernikahan ini menandai bersatunya Takhta Kastilia dan Aragon, mengawali penyatuan Spanyol secara politis kelak oleh Carlos I dari Spanyol (juga Kaisar Romawi Suci), serta mengawali masa keemasan Spanyol. Paus Aleksander VI memberikan gelar “Penguasa Katolik” kepada Fernando dan Isabel, dan ia juga dikenal sebagai Isabel la Católica atau “Isabel sang Katolik”.
Kejadian-kejadian penting dalam masa pemerintahannya adalah diselesaikannya Reconquista dengan mengalahkan Sultan Granada Muhammad XII (Sultan Boabdil), penjelajahan Christopher Columbus, serta pengusiran umat Muslim dan Yahudi dari Spanyol (lihat Inkuisisi Spanyol). Ketiga peristiwa ini terjadi pada tahun 1492.

3. Catherine II yang Agung (Rusia)
Yekaterina (Catherine) II Alekseyevna of Russia, bergelar yang Agung adalah seorang Tsarina Rusia yang berkuasa selama 34 tahun. Dia adalah Tsarina yang paling terkenal dan pemimpin perempuan terlama yang berkuasa di Rusia. Memerintah dari 9 Juli 1762 setelah kudeta dan pembunuhan suaminya, Peter III (hanya setelah berakhirnya Perang Tujuh Tahun) sampai kematiannya pada 17 November 1796. Catherine berhasil me-revitalisasi Rusia,  sehingga tumbuh lebih besar dan lebih kuat dari sebelumnya dan menjadi kerajaan yang diakui sebagai salah satu kekuatan besar di Eropa. Ia meninggal karena stroke pada tanggal 15 November, 1796 dan dimakamkan di Katedral Peter dan Paul, Saint Petersburg.

4. Ratu Victoria (Inggris)
Alexandrina Victoria adalah Ratu dari Britania Raya dan Irlandia dari 20 Juni 1837, dan Ratu India dari 1 Januari 1877, hingga wafatnya pada 1901. Pemerintahannya berlangsung lebih dari 63 tahun, lebih lama dari raja atau ratu Britania manapun. Victoria berhasil mempertahankan keberadaan sistem monarki di Inggris dan menjadikannya sebagai institusi politik seremonial. Pada masa pemerintahan itulah, aksi represi terhadap rakyat di kawasan-kawasan koloni Inggris meningkat secara signifikan.
Pemerintahan Victoria ditandai oleh ekspansi besar-besaran dari Imperium Britania. Zaman Victoria adalah puncak dari Revolusi Industri, suatu masa perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi yang penting di Britania Raya. Pada masa tersebut, Imperium Britania mencapai puncaknya dan menjadi suatu negara adi kuasa yang digjaya.Victoria, yang hampir sepenuhnya berdarah Jerman, adalah ratu terakhir dari Dinasti Hanover; penggantinya, Raja Edward VII berasal dari Dinasti Saxe-Coburg dan Gotha.

5. Ratu Wilhelmina (Belanda)
Wilhelmina Helena Pauline Marie van Orange-Nassau, Putri Orange-Nassau, adalah Ratu Belanda sejak 1890 – 1948 dan Ibu Suri (dengan sebutan Putri) sejak 1948 – 1962. Ia memimpin Belanda selama lebih dari 50 tahun, lebih lama daripada penguasa monarki kerajaan Belanda lainnya. Masa kekuasannya menjadi saksi beberapa titik perubahan di Belanda dan sejarah dunia: Perang Dunia I dan Perang Dunia II, Krisis Ekonomi tahun 1933, dan juga kejatuhan Belanda sebagai penguasa kolonial.
Ia paling dikenang untuk perannya dalam Perang Dunia II dimana ia membuktikan dirinya sebagai inspirasi besar bagi gerakan perlawanan rakyat Belanda dan sebagai pemimpin utama pemerintahan Belanda di pengasingan.

10 Senjata Artileri Paling Besar Di Dunia

0 komentar

10 Senjata Artileri Paling Besar Di Dunia

1. Mortar Little David (Little David) 914 mm


Eksperimen Mortir Amerika pada akhir perang dunia ke II.Meskipun tampilannya sederhana di bandingkan dengan "Shverer Gustav" atau "Carl".Mortir Little David ini masih memegang rekor untuk kaliber besar 914mm atau 36 inci antara semua senjata artileri modern.

2. Tsar Cannon 890 mm

Artileri abad pertengahan yang terbuat dari perunggu dan dikeluarkan pada tahun 1586 oleh Master Russia Andrei Chokhov.Panjang senjata 5,34 m,diameter luar laras 120 cm,Kaliber 890 mm,berat 2400 pon.

3. Dora gun 800 mm


Dirancang oleh Krupp (Jerman) pada tahun 1930 akhir,Kaliber 800 mm.Ditujukan untuk menghancurkan benteng Garis Maginot dan benteng di perbatasan Jerman dan Belgia.

4. Karl mortir 600 mm

Mortar berat Jerman Perang Dunia Kedua.Kaliber 600 mm,Mortar ini adalah salah satu senjata ampuh digunakan untuk penghancuran benteng.

5. Tsar Cannon 508 mm (Perm)

Meriam terbesar di dunia,dibuat pada tahun 1868 oleh Motolivikha Chugunopushechnom.Kaliber 508 mm.

6. Mortar Big Bertha 420 mm


Mortar Jerman Kaliber 420 mm.Mortar dirancang khusunya untuk penghancuran benteng yang kuat.1 Shot per 8 menit.

7. Mortar setting 2B2 Oka 420 mm

Mortar Setting milik Soviet Kaliber 420 mm,1 shot per 5 menit.Dirancang untuk menembak hulu ledak nuklir.

8. Railway PushkaSen-Shamon 400 mm

Howitzer ini dibuat pada tahun 1914 oleh Pemerintahan Perancis,Kaliber 400 mm.

9. Kolumbiada Rodmill 381mm


Dibuat pada tahun 1863,kaliber 381 mm dan berat 22,6 ton.

10. Self-propelled gun 2A3 condenser 406 mm


Senjata milik Soviet Kaliber 406 mm,dirancang untuk menembak hulu ledak nuklir,dibuat pada tahun 1957.

Nah, itulah 10 Senjata Artileri Paling Besar Di Dunia semoga menambah wawasan anda.

sumber

9 Teknik Penyiksaan Brutal Paling Mengerikan

0 komentar
Konvensi PBB yang Menentang Penyiksaan mendefinisikan penyiksaan sebagai: “… segala bentuk tindakan yang menimbulkan rasa sakit atau penderitaan, baik secara fisik maupun mental, yang dilakukan secara sengaja terhadap seseorang untuk tujuan tertentu seperti untuk memperoleh informasi atau pengakuan dari orang tersebut atau dari orang ketiga, menghukum orang tersebut atas tindakan yang ia atau orang ketiga lakukan atau tertuduh melakukannya…”
Segala bentuk penyiksaan dianggap sebagai tindakan illegal di banyak Negara; sesuai dengan bunyi Konvensi Jenewa. Namun, terdapat beberapa bentuk penyiksaan yang masih dipraktekkan hingga saat ini atau hingga beberapa tahun yang lalu.
 

1. Melumpuhkan Panca Indera
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiH1Ow8d4u9CY2YCpPcQahq0LL47mNOkCk8ykOjJqqMYnHFWj2_uHyHxYSUFPBXrRO8XCXFJz1Q4HrKWGyMgFRg6uZ6nDP05WJ9ReSO_IfZhtRp0IZEceWnA4wbhvuoEAa3tJfbsdely2Y/s320/6188104218_16c232f956_o.jpg 
 Melumpuhkan Panca Indera Merupakan bentuk penyiksaan paling keji ; melumpuhkan salah satu panca indera seseorang merupakan teknik penyiksaan paling kejam. Pelaku penyiksaan tidak hanya memborgol korban, ia juga menutup matanya, menutup telinga dan hidungnya untuk melumpuhkan 3 dari 5 panca indera yang dimiliki si korban: penglihatan, pendengaran, dan penciuman. Teknik ini terbukti ampuh dalam waktu sekejap karena korban tidak mampu menahan perasaan kehilangan panca indera miliknya. Teknik ini digunakan dalam berbagai bentuk. 

2. Strappado (Penggantungan ala Palestina)
penyiksaan
Penggantungan ala Palestina merupakan bentuk penyiksaan keji dimana tangan korban diikat di belakang punggungnya, lalu seutas tali diikatkan pada tangan korban dan ditarik melalui sebilah kayu sehingga korban berada dalam posisi menggantung. Untuk menambah penderitaan korban; beban biasanya ditambahkan.
 

3. Perampasan Waktu Tidur
penyiksaan
Bentuk penyiksaan lain adalah perampasan waktu tidur, dimana korban diposisikan berdiri vertikal dan ketika ia mencoba untuk tertidur, ia diganggu secara fisik, menggunakan suara nyaring dan cahaya terang. Tidur merupakan hal pokok yang diperlukan seseorang agar ia tetap merasa damai dan tenang. Namun, ketika ia tidak diperbolehkan tidur, ia akan kehilangan akal sehatnya. Teknik ini dilakukan berulang kali hingga diperoleh hasil yang diinginkan.
Mantan Perdana Menteri Israel Menachem Begin mendeskripsikan pengalamannya saat mengalami penyiksaan ini sebagai berikut:
Di hadapan tawanan yang diinterogasi, pandangannya mulai kabur. Jiwanya merasa lelah, kakinya tak mampu berdiri lagi, dan ia hanya mempunyai sebuah keinginan: tidur… Siapapun yang pernah merasakan keinginan ini pasti mengerti bahwa rasa lapar dan haus tidak berarti apa-apa dibandingkan dengan kebutuhan yang satu ini.
 

4. Penyiksaan dengan Panas/Dingin yang Ekstrim
penyiksaan
Panas atau dingin yang ekstrim sangatlah tidak nyaman. Jika panas atau dingin ekstrim diberlakukan pada korban yang sudah merasa tegang dan stress, maka hal ini akan menjadi penyiksaan bagi korban. Korban dilucuti pakaiannya lalu ditaruh didalam sel (atau luar ruangan, tergantung pada cuaca) dan dihadapkan pada suhu panas ekstrim (hingga 50 derajat celcius) atau suhu dingin ekstrim (dibawah 0 derajat celcius). Teknik ini digunakan hingga saat ini.
 

5. Pelecehan Seksual (Pemerkosaan/Sodomi)
penyiksaan
Melakukan hubungan seksual atau melakukan seks oral maupun anal tanpa dikehendaki oleh salah satu pihak bisa disebut sebagai pelecehan seksual. Pemerkosaan dan sodomi merupakan dua hal yang berbeda, namun keduanya digunakan dalam bentuk penyiksaan.
Dalam bentuk penyiksaan ini, korban diperkosa; tidak masalah apakah korban laki-laki atau perempuan (seperti yang dibuktikan Abu Ghuraib). Pemerkosaan berakibat pada kerusakan dan penderitaan fisik dan psikologis korban.
 

6. Waterboarding
penyiksaan
Waterboarding merupakan teknik yang diikutsertakan dalam Daftar Teknik Interogasi Modern oleh CIA, namun teknik ini tidak diperkenankan untuk digunakan lagi (secara resmi). Waterboarding dilakukan dengan mengikat korban pada bagian punggung dengan kepala tunduk ke bawah, lalu menutupi kepalanya dengan kain berpori. Lalu air dalam jumlah banyak dituangkan ke wajah korban; menimbulkan rasa sakit pada bagian refleks menyelam mamalia yang dapat menyebabkan rasa sakit ekstrim, kerusakan paru-paru/otak, dan bahkan mematahkan tulang korban jika ia mencoba melepaskan diri.
Namun, belum ada pernyataan resmi apakah teknik ini digunakan oleh CIA karena Departemen Pertahanan Amerika menolak untuk memberikan pernyataan resmi mengenai hal ini.
 

7. Lynching
penyiksaan
Lynching adalah bentuk penyiksaan yang melibatkan bukan satu melainkan seluruh anggota mafia dalam menyiksa korban. Korban digantung dan dipukuli hingga tewas. Bentuk penyiksaan ini dilakukan di Amerika Serikat pada tahun 1950 hingga 1960an disaat rasisme merebak dan sebagian besar korban merupakan warga Afrika-Amerika. Namun, berkat usaha Martin Luther King, lynching tidak lagi dipraktekkan.
 

8. Berdiri Paksa
penyiksaan
“Saya berdiri 8 hingga 10 jam per hari,” tulis Donald Rumsfeld dalam memo interogasi yang ia tulis tahun 2002. “Mengapa berdiri dibatasi hanya untuk 4 jam?” Rumsfeld mungkin akan merasa sedikit berbeda jika ia harus berdiri di tempat yang sama selama 8 hingga 10 jam, yang dapat menyebabkan pembengkakan, cedera, dan rasa sakit yang tak tertahankan.
 

9. Irisan
penyiksaan
Bentuk penyiksaan yang menyeramkan ini diberlakukan di Cina pada akhir tahun 1905. Korban disiksa dengan dipotong/diiris menggunakan pisau tajam. Penyiksaan biasanya berlangsung dengan mengiris mata. Hal ini dilakukan untuk membutakan korban untuk meningkatkan penderitaan mental untuk penyiksaan selanjutnya. Irisan yang dilakukan terus-menerus tentunya akan melukai telinga, bibir, jari tangan, jari kaki dan akhirnya bagian daging korban. Keseluruhan proses ini akan memakan waktu 3 hari.